"FDR kita nggak bisa (baca) karena terkendala software yang tidak sesuai," ujar Ketua KNKT, Tatang Kurniadi di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (9/5/2011).
Menurut dia, di Indonesia tidak ada software yang bisa membaca FDR pesawat MA 60 buatan China itu. Meski demikian, KNKT bisa membaca bagian black box lainnya, yakni cockpit voice recorder (CVR).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FDR, bagian dari black box Merpati MA 60, ditemukan pada Minggu (8/5) sore di kedalaman 12 meter. Sedangkan bagian lainnya, CVR, telah ditemukan namun belum diangkat.
Kecelakaan Merpati terjadi pada Sabtu siang kemarin di Teluk Kaimana, Papua Barat. Kesimpulan sementara, kecelakaan akibat cuaca buruk. Insiden ini menewaskan 25 orang di dalam perut pesawat baru itu.
(vit/fay)











































