"Apakah Pansus yang diperlukan akan dibentuk ataukah melalui Komisi yang bersangkutan itu nanti akan kita putuskan segera. Rencana ini akan segera diproses oleh Bamus DPR," ujar Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/5/2011).
Pembentukan Pansus ini didasarkan pada indikasi keanehan pembelian pesawat dari China. Kala itu Wapres Jusuf Kalla tidak meneruskan rekomendasi pembelian pesawat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo menuturkan, DPR juga hendak mempertimbangkan rekomendasi untuk tidak melanjutkan pembelian pesawat tipe AM 60. Namun keputusan pastinya akan ditentukan setelah KNKT menemukan penyebab jatuhnya pesawat.
"Karena kita sudah punya 13 pesawat dengan tipe yang sama, besok ada rencana membeli dua pesawat yang sama. Satu pesawat terbukti tidak bekerja dengan baik, kami menunggu penilaian final dari KNKT," terangnya.
(van/gun)










































