Hal ini disampaikan oleh sahabat almarhum, Maun, yang ditemui detikcom, di rumah duka, di jalan Regge I Lorong 2 No 10, Kelurahan Wala-walayya, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (8/5/2011). Ia mengaku tidak memiliki firasat sebelumnya jika sahabat dari kecilnya akan pergi selamanya.
"Tidak biasanya Irwan singgah di Sorong, ia ketinggalan pesawat yang sama dua hari sebelum peristiwa terjadi, biasanya Irwan kalau dari Jakarta, transitnya di Biak saja," ujar Maun.
Menurut Maun, pihak keluarga Irwan sehari sebelumnya dikirimkan foto jenazah yang berbeda dengan wajah Irwan. Namun, jenazah Irwan yang sebenarnya ditemukan di dasar laut pada minggu siang dan bisa dipastikan identitasnya berkat adanya KTP di dompet yang ditemukan di saku celana korban.
Saat ini, dua kakak dan istri Irwan sudah berada di Kaimana, untuk melakukan persiapan pemulangan jenazah Irwan ke Makassar. Irwan rencananya akan dikebumikan di TPU Butta Tianang, Makassar, sesaat setelah tiba di rumah orang tua Irwan.
Pesawat twin-turboprop buatan Xian Aircraft Industrial Corporation, China, itu mengalami kecelakaan Sabtu (7/5) kemarin. Pesawat menghujam laut sekitar 500 meter dari landasan pacu Bandara Utarom, Kaimana. Hingga kini jumlah total korban jiwa mencapai 21 orang.
(mna/ape)











































