Hal ini disampaikan oleh kakak sepupu almarhum, Bachtiar yang ditemui detikcom di rumah duka di jalan Regge I Lorong 2 No 10, Kelurahan Wala-walayya, Kecamatan Tallo, Makassar Minggu (8/5/2011). Menurut Bachtiar, satu-satunya harapan pihak keluarganya pada pihak maskapai Merpati Airlines ialah segera memulangkan jenazah Irwan ke Makassar untuk dimakamkan.
"Kami meminta kebijaksanaan pihak Merpati untuk segera memfasilitasi pemulangan jenazah Irwan ke Makassar," tutur Bachtiar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendapat laporan, jenazah Irwan baru ditemukan siang tadi, kami juga sudah mendapat gambar jenazah yang sudah tidak utuh, sekarang disemayamkan di RSUD Kaimana," tutur Bachtiar.
Tiga hari sebelum peristiwa naas tersebut, Irwan sempat transit di Makassar, dari perjalanan Jakarta ke Papua, untuk menitipkan obat untuk ibundanya, Hj Nurhidayah.
Irwan berdomisili di Nabire, Papua Barat, sejak tahun 1998 ini dan berprofesi sebagai pedagang emas hasil dulangan. Irwan meninggalkan seorang istri dan dua putra dan putrinya. Rencananya, jenazah Irwan akan dikebumikan di TPU Butta Tianang, Makassar.
Saat ini keluarga Irwan sudah memasang tenda di depan rumah duka. Belasan orang dari pihak keluarga, maupun rekan-rekan almarhum sudah mulai berdatangan untuk berbelasungkawa.
(mna/ape)











































