"Itu juga (Buruh Migran) menjadi salah satu topik pembahasan dalam KTT ini. Semua sepakat untuk migran worker intra ASEAN kita sudah punya framework untuk betul-betul ada satu kebijakan, regulasi, dan penanganan yang baik," ujar Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal itu dikatakan dia saat menyampaikan hasil KTT ke-18 ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (8/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan demikian para buruh migran bisa mendapatkan haknya, perlindungan dan bisa bekerja dengan baik," terang SBY.
Keberadaan buruh migran di kawasan Asia Tenggara memang sesuatu yang tidak bisa ditutup-tutupi. Oleh karena itu, negara-negara yang tergabung di ASEAN harus memperhatikan aspek perlindungan para buruh migran.
"Secara holistik buruh migran (migran worker) sesuatu kenyataan di kawasan ini, yang tentunya negara, pemerintah dan ASEAN patut berikan perhatian sungguh-sunguh agar semuanya win-win solution dan tidak ada yang mendapatkan kesulitan," imbuhnya.
(her/ape)











































