Keterangan saksi mata di lokasi, api mulai berkobar sekitar pukul 00.05 WITA, Minggu (8/5/2011) dinihari, dari rumah seorang warga yang berada di belakang sebuah ruko. Kobaran api membesar dengan cepat terlebih lagi sebagian besar rumah sekitar terbuat dari kayu.
"Terlihat tadi (api) di bagian belakang ruko. Cepat membesar, kita panik dan langsung selamatkan barang-barang," kata Taufik, salah seorang warga di lokasi kepada detikcom, Minggu (8/5/2011) dinihari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamatan detikcom, di tengah kobaran api, terdengar ledakan elpiji yang berasal dari sebuah ruko yang menjual elpiji berukuran 12 kilogram. Upaya pemadaman sedikit terganggu dengan kedatangan ratusan orang warga yang hanya menonton peristiwa tersebut.
"Ada juga yang elpiji 3 kilogram. Hati-hati. Yang tidak berkepentingan, minggir," kata seorang petugas pemadam di sela pemadaman.
Masih di lokasi, Lurah Loa Bakung Kim Suri kepada wartawan membenarkan puluhan rumah hangus terbakar.
"Hitungan sementara sekitar 30 rumah. Ada rumah toko, rumah sewa dan rumah biasa yang dihuni warga," ujar Kim Suri.
"Sementara yang saya dapatkan, api berkobar dari sebuah rumah di belakang ruko. Kobaran api langsung membesar. Tidak ada korban," tambah Kim.
Sekitar 2 jam kemudian atau sekitar pukul 02.00 WITA, api akhirnya dapat dipadamkan oleh petugas pemadam. Aparat Polresta Samarinda beserta Polsek Sungai Kunjang, masih menyelidiki untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.
(van/gah)











































