Kubu Septina Indikasikan Beberapa Camat dan Lurah Tidak Netral

Pemilu Kada Pekanbaru

Kubu Septina Indikasikan Beberapa Camat dan Lurah Tidak Netral

- detikNews
Sabtu, 07 Mei 2011 14:43 WIB
Pekanbaru - Masa kampanye terbuka Pemilu Kada Pekanbaru resmi dimulai. Kubu pasangan Septina-Erizal yang didukung Golkar mengaku memiliki bukti aksi beberapa camat dan lurah yang menguntungkan pasangan Firdaus-Ayat yang dijagokan Demokrat.

Klaim tersebut disampaikan Humas DPD Golkar Riau, Abu Bakar Sidik, Sabtu (07/05/2011) di Pekanbaru. Menurut Sidik, Partai Golkar yang mendukung pasangan Septina Primawati-Erizal Muluk, meminta agar seluruh camat dan lurah di Pekanbaru bersikap netral.

Sidik yang juga sebagai juru bicara tim pemanangan pasangan Septina-Erizal ini, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan bukti tentang keterlibatan para camat dan lurah yang condong mendukung pasangan Firdaus -Ayat Cahyadi.
 
“Kita telah menemukan bukti-bukti keterlibatan camat dan lurah dalam Pemilu Kada Pekanbaru. Bukti yang kita pegang mengindikasikan bahwa ini memang sudah sistematik dan terjadi indikasi keterlibatan camat dan lurah merata di setiap kecamatan yang ada,” tegas Sidik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukti tersebut yang dipegang tim pasangan Septina (istri Gubernur Riau, Rusli Zainal) ini tentang keterlibatan camat dan lurah ini akan segera dilaporkan ke Gakkumdu dan KPUD Pekanbaru. Salah satu buktinya adalah, surat undangan sosialisasi calon walikota yang langsung ditandatangani camat.

“Kita juga memiliki bukti camat di Pekanbaru terlibat kampanye atau mengajak pendukung calon tertentu. Padahal sejak awal kita memberi respon yang baik kepada pemerintah kota untuk tidak terlibat dalam Pemilu Kada. Seharusnya mereka selaku PNS harus bersikap netral,”tegas Sidik.

Chaidir, juru bicara tim pemenangan pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi, membantah tudingan itu. Pihaknya tidak pernah mengajak atau mempengaruhi pihak camat dan lurah untuk memberikan dukungan kepada Firdaus-Ayat Cahyadi yang dimotori Partai Demokrat dan PKS.

“Kita tidak berani untuk berbuat seperti itu, toh camat juga sangat hati-hati. Camat dan lurah tahu betul aturan main yang ada. Mereka juga tahu segala resikonya selaku PNS bila tidak bersikap netral. Saya kira tudingan itu terlalu berlebihan,” kata Chaidir mantan Ketua DPRD Riau itu kepada detikcom.

“Justru umum mengetahui bagaimana selama ini kegiatan gubernur selalu bersama salah satu calon (Septina -Red). Atau sebaliknya kegiatan salah satu calon (Septina-red) selalu didampingi gubernur. Terserah masyarakat untuk menilainya sendiri, apakah selama ini gubernur sudah bersikap netral apa tidak,” kata Chaidir sembari tersenyum lebar.

(cha/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini