ASEAN Perlu Harus Waspadai Aksi Perompakan Kapal

ASEAN Perlu Harus Waspadai Aksi Perompakan Kapal

- detikNews
Sabtu, 07 Mei 2011 12:15 WIB
ASEAN Perlu Harus Waspadai Aksi Perompakan Kapal
Jakarta - Aksi perompakan kapal di perairan internasional, sindikat kejahatan lintas negara dan terorisme, merupakan masalah yang penanganannya membutuhkan perhatian dan kerja sama multilateral. Di dalam konteks tersebut, negara-negara ASEAN tidak boleh hanya berdiam diri

"Di perairan internasional, pembajakan dan perompakan di laut semakin rawan. Kita juga dihadapkan pada sindikat kejahatan dan terorisme internasional," kata Presiden SBY dalam pembukaan KTT ke-18 ASEAN di Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (7/5/2011).

Masalah keamanan dunia, menurut SBY sebagian dipicu migrasi penduduk dalam jumlah besar yang tidak teratur dan tidak legal. Keamanan yang terganggu itu tidak hanya di negara tujuan (countries of destination), tetapi juga di negara yang mereka lalui (transit countries).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat bersamaan, konflik bersenjata di Timur Tengah masih saja berlangsung. Bahkan berpotensi menimbulkan tindak kekerasan susulan yang meluas di negara-negara lainnya di kawasan tersebut.

Di dalam kondisi dunia seperti itu, ASEAN tidak dapat hanya diam berpangku tangan. Kerjasama multi-dimensional, baik kerjasama internal di antara negara-negara anggota ASEAN, maupun kerjasama dengan negara-negara mitra di kawasan lain harus semakin diperkuat.

"ASEAN perlu lebih tanggap terhadap realitas yang berubah dengan sangat cepat, untuk menyelesaikan dan mengatasi berbagai tantangan, dan untuk meraih peluang yang muncul baik di dalam maupun di luar kawasan," lanjut Presiden.

Masalah lain adalah mengenai bencana alam yang kerap kali terjadi di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik. Menurutnya, kawasan ini sangat rentan terhadap bencana alam. Sebagai contoh, tragedi bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda wilayah timur laut Jepang dua bulan lalu dan Aceh tujuh tahun silam.

"Kita perlu meningkatkan kapasitas dan koordinasi regional, melalui pembentukan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) dan yang kedua, melaksanakan latihan bersama penanganan bencana alam," ucap SBY.

(irw/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads