Sebagai awal untuk menjembatani ASEAN connectivity itu, perlu adanya ASEAN single visa. ASEAN single visa juga menjadi salah satu topik pembicaraan di tingkat menteri ASEAN.
"Soal isu ASEAN single visa adalah satu yang diangkat dalam KTT kali ini. Tetapi kebetulan isu itu dibahas di materi social and cultural, bukan bidang ekonomi, tapi nanti akan saya cek perkembangan pembahasannya," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di sela-sela KTT ASEAN, Jakarta Convention Center (JCC), Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (6/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi jangan hanya dipahami sebatas membuat bandara, atau jalan yang menghubungkan negara-negara ASEAN, tetapi juga soal hubungan institusi sampai people to people-nya," terang Ketua Umum PAN ini.
ASEAN connectivity diharapkan mampun meningkatkan daya saing masyarakat di Asia Tenggara. Terhubungnya masyarakat se-Asia Tenggara diharapkan dapat meningkatkan daya dukung terhadap sektor perekonomian negara di Asia Tenggara.
Menurut Hatta, Pemerintah Indonesia dan Malaysia saat ini sedang membuat master plan untuk menghubungakan kedua negara. Namun hingga kini konsep tersebut masih dibahas.
"Nanti akan ada jalur dari Riau ke Serawak, tapi masih dibahas," imbuhnya.
(her/rdf)











































