Menko Polhukam: Pembajak Kapal MT Gemini Belum Minta Tebusan

Menko Polhukam: Pembajak Kapal MT Gemini Belum Minta Tebusan

- detikNews
Jumat, 06 Mei 2011 15:43 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Singapura hingga saat ini terus melakukan komunikasi terkait pembajakan Kapal berbendera Singapura MT Gemini di Perairan Kenya. Hingga saat ini, para pembajak belum meminta tebusan apa pun kepada pemilik kapal.

"Pihak Singapura kemarin sudah bisa berkomunikasi dengan awak kapal, tapi menurut mereka belum ada permintaan apa pun dari pihak pembajaknya," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Djoko mengatakan, saat ini belum ada rencana operasi militer bersama antara pemerintah Singapura dan Indonesia. Namun menurutnya, otoritas sepenuhnya ada di tangan pemerintah Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka belum tahu, ini kan di Singapura bukan dari kita, jadi otoritas ada di Singapura. Terserah mereka, yang penting kita sudah menawarkan kerjasama itu," kata Djoko.

"Bentuk tawaran pemerintah Indonesia apa?" tanya wartawan. "Ya kerjasama bagaimana upaya-upaya dalam rangka menyelamatkan sandera, membebaskan sandera itu," jawab Djoko.

Pihak Singapura, imbuh dia, merespons dengan baik. "Tapi kan belum tahu keputusannya nanti seperti apa," katanya.

Posisi para sandera? "Ya di markasnya, di Somalia sana, saya agak lupa tempatnya. Dikabarkan dalam keadan baik seluruh awaknya," ujar Djoko.

(anw/rdf)


Berita Terkait