"Ya realitanya seperti itu," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (6/5/2011).
Ansyaad memberi contoh, misalnya saja saat Osama Bin Laden tewas, dia masih melihat ada sekelompok orang yang membela Osama dan itu dimunculkan di publik.
"Masih banyak yang misalnya mencaci maki, mengecam itu pelanggaran HAM. Matinya Osama kemudian dibuang ke laut kan banyak yang marah. Ada yang bereaksi akan melanjutkan perjuangan Osama. Masih ada banyak itu," terangnya.
Untuk itu, lanjut Ansyaad, mesti diantisipasi aksi-aksi liar sebagai efek dari tewasnya Osama, yang mungkin dianggap dibunuh oleh musuh mereka.
"Ada emosional, ada aksi-aksi membalas, kita harus waspada itu. Pemerintah sudah antisipasi. Tanggal 19 April di Bogor sudah mengarahkan para menteri, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur bahkan terakhir bupati diinstruksikan untuk mengantisipasi ini," tuturnya.
(ndr/fay)











































