Al Kaida ini kependekan dari Aliansi Komando Anti Israel Dan Amerika, merupakan organisasi gabungan sejumlah ormas dan laskar di Solo. Menurut humas Al Kaida, Endro Sudarsono, mereka akan menggelar aksi usai Salat Jumat, (6/5/2011).
"Jadi kami dari Al Kaida ini akan menggelar aksi 100 orang mau dibaiat mati, terkait rumor kematian Osama bin Laden," kata Endro saat dihubungi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan ada orasi lantas ada ritual baiat begitu Mas. Sama-sama baca sumpah atau ada yang memimpin nanti yang lain menirukan ketuanya Abu Usamah. Nanti teknisnya bagaimana nanti di lapangan," kata dia.
Baiat mati ini nanti akan terdiri dari empat poin sumpah. Endro menjelaskan sumpah ini antara lain menentang penjajahan di negara muslim, mendukung jihad terhadap kafir harbi yang memerangi umat Islam di berbagai belahan dunia, mendukung kehormatan umat Muslim.
"Dan berbaiat siap mati untuk menuntut balas atas kematian Osama bin Laden," tegas Endro.
Menurut Endro, aksi mereka ditujukan untuk pemerintah AS yang dianggap menginvasi negara lain dan membunuh ribuan warga sipil dan tentaranya sendiri. "Terlepas dari Osama mati atau nggak, faktanya AS sudah menginvasi Afghanistan dan Irak, serta membunuh ribuan warga sipil dan tentaranya sendiri," tutupnya.
Sebelumnya, aksi serupa terkait kabar kematian Osama juga digelar Front Pembela Islam (FPI). FPI menggelar acara doa bersama bagi pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden di markas FPI, Jl Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (4/5) kemarin. Mereka mengutuk aksi AS dan menyebut Osama mati syahid.
(fay/asy)










































