Wah! Panji Gumilang Diduga Juga Dapat Proyek Kayu di Bengkalis

Wah! Panji Gumilang Diduga Juga Dapat Proyek Kayu di Bengkalis

- detikNews
Jumat, 06 Mei 2011 10:37 WIB
Wah! Panji Gumilang Diduga Juga Dapat Proyek Kayu di Bengkalis
Bengkalis - Panji Gumilang rupanya tidak hanya mendapat proyek pembangunan Al Zaytun senilai Rp 103 miliar dari Pemkab Bengkalis, Riau. Pria yang sering disebut sebagai imam NII KW 9 ini, juga mendapat Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) di Pulau Rupat. Fraksi PKS DPRD Bengkalis meminta hal ini diusut, karena diduga bermasalah.

Wakil Ketua Fraksi PKS, DPRD Bengkalis, Azmi R Fatwa, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (6/5/2011) mengatakan, IPK itu dikeluarkan mantan Bupati Bengkalis, Syamsurizal, sekitar tahun 2003 saat akan membangun ponpes Al Zaytun kedua di Pulau Rupat.

Pembangunan ponpes tersebut, lanjut Azmi, menyita puluhan hektar kawasan hutan alam. Hutan alam habis digunduli untuk pembangunan ponpes Al Zaytun yang gagal tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita pertanyakan ke manakah hasil kayunya selama ini dari penebangan hutan tersebut? Selama ini tidak pernah jelas ke mana hasil kayu alam tersebut. Namun kita duga kuat, mantan Bupati Bengkalis memberikan izin IPK itu kepada Panji Gumilang," kata Azmi, mantan aktivis mahasiswa Universitas Riau itu.

Menurut Azmi, mudahnya pemberian izin IPK termasuk proyek ponpes tersebut, tidak lain karena antara Panji dan Syamsurizal memiliki kedekatan.

"Mantan bupati itu begitu lunaknya kepada Panji Gumilang. Kalau tanpa kedekatan tidak mungkin dengan mudahnya Panji menerima proyek pembangunan ponpes senilai Rp 103 miliar dan mendapatkan izin kayu," kata Azmi.

Untuk menyikapi ponpes yang gagal serta hilangnya hasil pajak kayu, Azmi akan mengajak fraksi lainnya untuk menggunakan hak interpelasi. Ini guna meminta pertanggungjawaban mantan bupati yang dengan mudah memberikan proyek dan izin kayu tersebut.

"Kita sangat serius untuk membawa masalah ini menjadi agenda penting di dewan. Proyek Ponpes yang gagal serta IPK itu harus diusut tuntas," kata Azmi.

(cha/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini