"Kemungkinan senjatanya rakitan," kata Kasubnit Reskrim Polsek Menteng AKP Suhendar, Jumat (5/5/2011).
Belum diketahui ukuran peluru tersebut. Namun, dia menduga, peluru tersebut bukan berasal dari senjata api organik yang biasa dimiliki oleh anggota TNI/Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, polisi akan melakukan uji balistik peluru tersebut guna mengetahui senjata yang mengeluarkan peluru tersebut.
Lebih jauh Suhendar mengatakan, proyektil tersebut ditemukan di jok belakang mobil. Peluru tersebut sempat menyerempet pinggang kiri korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, penembakan terjadi di Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, saat korban hendak menuju kantornya pada Kamis pagi kemarin, saat hujan deras mendera Jakarta. Pelaku berjumlah 3 orang turun dari atas bus kota dan menembaki korban melalui kaca jendela kiri.
Pelaku kemudian mengambil sejumlah dokumen penting milik kantornya. Sedang SY terluka di bagian pinggang.
(mei/nrl)










































