Status Bromo menjadi 'Waspada'
Selasa, 15 Jun 2004 19:04 WIB
Bandung - Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) menurunkan status aktivitas Gunung Bromo menjadi 'Waspada' alias Level Dua. Penurunan status ini terhitung mulai Selasa (15/6/2004) pukul 06.30 WIB.Menurut Direktur DVMBG Ir Yousana OP Siagian kepada wartawan di Bandung Selasa(15/6/2004) siang, penurunan status itu berdasarkan hasil pengamatan kegempaan, pengamatan visual kawah, data deformasi, analisis Correlation Spectography (Cospec) dan Global Positioning System (GPS) yang menunjukkan adanya penurunan. "Meski demikian ancaman bahaya letusan Gunungapi Bromo berupa semburan campuran gas panas, pasir halus, abu dan material pijar lainnya masih dapat terjadi sewaktu-waktu," ujarnya. Karena itu, meski dalam status 'Waspada', DVMBG merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan masyarakat di sekitar Gunung Bromo serta semua pengunjung kawasan wisata untuk tidak mendekati atau mendaki Kawah Bromo dalam radius 1 km dari pusat kawah. "Itu semua untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan sewaktu-waktu dapat terjadi," kata Yousana.Tim dari DVMBG, lanjut dia, masih akan terus melakukan pemantauan intensif aktivitas di Bromo itu selama beberapa waktu mendatang.
(rif/)











































