Pasca Bentrok, Rektorat UMI Panggil Polisi Amankan Kampus

Pasca Bentrok, Rektorat UMI Panggil Polisi Amankan Kampus

- detikNews
Kamis, 05 Mei 2011 20:45 WIB
Makassar - Pasca bentrokan yang terjadi sebelum maghrib ini, sekitar pukul 17.30 Wita, di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), pihak Rektorat UMI akan memanggil pihak kepolisian untuk mengamankan kampusnya. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMI, Ahmad Gani yang ditemui detikcom di kampusnya.

Menurut Ahmad Gani, sejak peristiwa penyerangan pada salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran dua pekan silam, petugas kepolisian sudah meninggalkan kampus UMI sejak Minggu (1/5/2011). Oleh karena itu pihaknya akan kembali memanggil polisi untuk berjaga-jaga dan melakukan penyisiran senjata tajam di kampus UMI malam ini juga.

"Kami sudah bekerja sama dengan Polda Sulselbar untuk membentuk dua pos polisi di dalam kampus, sejak adanya polisi di kampus suasananya aman-aman saja," ujar Ahmad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, dari hasil penelusurannya, Ahmad menyebutkan pelaku diperkirakan berjumlah 20 orang dan memakai pakaian hitam, serta bercadar hitam. Para penyerang membawa senjata api rakitan dan parang.

"Kami menduga para pelaku, tidak semua dari mahasiswa kami, mereka datang menyerang saat petang dari arah belakang kampus," tandas Ahmad.

Jika polisi menemukan mahasiswanya terlibat bentrokan ini, pihak Rektorat UMI akan menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian untuk mengusutnya.

(mna/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads