Menurut Ahmad Gani, sejak peristiwa penyerangan pada salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran dua pekan silam, petugas kepolisian sudah meninggalkan kampus UMI sejak Minggu (1/5/2011). Oleh karena itu pihaknya akan kembali memanggil polisi untuk berjaga-jaga dan melakukan penyisiran senjata tajam di kampus UMI malam ini juga.
"Kami sudah bekerja sama dengan Polda Sulselbar untuk membentuk dua pos polisi di dalam kampus, sejak adanya polisi di kampus suasananya aman-aman saja," ujar Ahmad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menduga para pelaku, tidak semua dari mahasiswa kami, mereka datang menyerang saat petang dari arah belakang kampus," tandas Ahmad.
Jika polisi menemukan mahasiswanya terlibat bentrokan ini, pihak Rektorat UMI akan menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian untuk mengusutnya.
(mna/lrn)











































