Ia terkena sabetan parang di tangan kiri dan dada kanannya. Idham saat ini sudah dilarikan ke Unit Gawat Darurat RS Ibnu Sina, yang letaknya persis di depan kampus UMI.
Menurut rekan Idham, La Ode Iradat, mereka baru saja kuliah di Laboratorium Mikro Farmasi, tiba-tiba saja datang puluhan orang yang menggunakan cadar sambil membawa parang. Sontak para mahasiswa Farmasi ini berlarian. Idham yang ikut berlari dikira musuh dari mahasiswa penyerang.
Hingga saat ini situasi di kampus UMI masih tegang. Belum ada aparat kepolisian yang datang mengamankan kampus. Puluhan rekan Idham berdatangan untuk menjenguk Idham di UGD RS Ibnu Sina.
(mna/mpr)











































