Pedagang Pisang Epe Duduki Kantor DPRD Makassar

Pedagang Pisang Epe Duduki Kantor DPRD Makassar

- detikNews
Kamis, 05 Mei 2011 17:22 WIB
Pedagang Pisang Epe Duduki Kantor DPRD Makassar
Makassar - Sekitar seratus pedagang pisang epe, kuliner khas Makassar, menduduki kantor DPRD Makassar. Mereka memprotes aturan Pemerintah Kota Makassar yang melarang pedagang pisang epe berjualan di sepanjang Pantai Losari.

Para pedagang pisang epe ini menginap di pelataran kantor DPRD Makassar, di jalan AP Pettarani, Makassar, sejak Selasa (3/5) dan berlanjut sampai Kamis (5/5/2011). Mereka membuat dapur umum untuk keperluan makan komunitas mereka sambil menunggu kedatangan Walikota Makassar yang akan menghadiri sidang paripurna DPRD Makassar, agar bisa mengadu langsung.

Menurut koordinator aksi, Daeng Baji, alasan Pemkot Makassar melarang pedagang pisang epe berjualan demi keindahan kota Makassar, sangat tidak masuk akal. Ia menganggap Walikota Makassar tidak peduli pada nasib warganya yang miskin yang mencoba mencari penghidupan yang layak dengan berjualan pisang epe di kawasan Pantai Losari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Percuma jadi kota dunia, kalau warganya kelaparan. Pedagang pisang epe-lah yang membuat Pantai Losari ramai dikunjungi. Kami akan tetap berjualan besok apa pun risikonya," pungkas perempuan paruh baya yang juga aktivis Serikat Rakyat Miskin Indonesia.

Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin akhirnya menemui mereka. Ilham mengatakan sudah 7 tahun aturan pelarangan pedagang pisang epe diberlakukan di sepanjang Pantai Losari, untuk keindahan ikon kota Makassar ini.

"Para pedagang pisang epe boleh-boleh saja menjual dagangannya, tapi bukan di sepanjang pantai. Aturannya sudah demikian, di jalan-jalan sekitarnya tetap diperbolehkan. Kalau dibiarkan, para pedagang yang terdahulu sudah dilokalisasi akan protes dan semakin susah lagi ditertibkan," tutur politisi Demokrat Sulsel ini.

(mna/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads