Enggan Ber-KB, Kaum Pria Jadi Target Operasi BKKBN

Enggan Ber-KB, Kaum Pria Jadi Target Operasi BKKBN

- detikNews
Selasa, 15 Jun 2004 17:42 WIB
Semarang - Minimnya tingkat partisipasi pria dalam ber-KB (Keluarga Berencana) membuat gemes BKKBN. Mereka berencana akan meluaskan target operasi melalui institusi-institusi yang mayoritas diisi kaum Adam, seperti TNI, Polri, dan berbagai perusahaan.Sampai saat ini peranan pria hanya 1,3% dalam ber-KB. Mereka memakai kondom dan vasektomi. Sedangkan, perempuan yang ber-KB ada 90% lebih. Alat kontrasepsi mereka lebih banyak dibanding pria. Sangat tidak seimbang. Padahal, tanggung jawab keluarga ada pada keduanya.Demikian disampaikan Kepala BKKBN Pusat Sumarjati Arjoso kepada wartawan seusai memberi sambutan pada acara Bulan Bhakti KB - Kes di RS Bhayangkara Polda Jateng, Jl. Majapahit Semarang, Selasa (15/06/2004).Lebih lanjut Arjoso mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyuluhan keliling dan berpromosi lewat media massa untuk meningkatkan peranan pria dalam ber-KB. Hal tersebut masih didukung dengan penyediaan alat yang cukup memadai."Selain itu, untuk memfokuskan pada KB pria, kami akan memasuki lembaga-lembaga yang seperti TNI, Polri, dan berbagai perusahaan secara langsung. Kami akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga tersebut," kata Arjoso.Karena sulit mengajak kaum pria memakai alat kontrasepsi, lanjut Arjoso, BKKBN tidak akan mematok target terlalu tinggi. Menurut Propenas, pria yang ber-KB ditargetkan sebanyak 8%. Tapi, BKKBN realistis dengan menargetkan cukup 3% saja."Itu saja sudah terlalu tinggi. Banyak faktor yang membuat pria enggan ber-KB. Ada yang malu membeli dan memakai kondom, ada yang takut, dan sebagainya. Selalu ada alasan," terang Arjoso.Seusai dengan target operasi BKKBN untuk merealisasikan program peningkatan peranan pria dalam ber-KB, dalam acara Bulan Bhakti KB-Kes tersebut, BKKBN dan Polri pun menandatangani MoU. Berkas MoU langsung ditandatangani oleh Kepala BKKBN Pusat Sumarjati Arjoso dan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar.Beberapa pejabat Mabes Polri, BKKBN, dan Pemerintah Provinsi Jateng tampak hadir. Mereka antara lain Deputi Ops Irjen Pol Didi Widayadi, Kapolda Jateng Irjen Pol Insmerda Lebang, Gubernur Jateng Mardiyanto, dan lain-lain. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads