Mabes Polri: Bom di Ambon Bukan Teror Jelang Pilpres
Selasa, 15 Jun 2004 17:43 WIB
Jakarta -
Bom yang ditemukan di areal Gedung Siwalima, Kompleks Karangpanjang, Jl. Inatuni, Ambon, Selasa (15/6/2004) pagi tadi bukan merupakan teror menjelang Pemilu Presiden (Pilpres). Pelakunya diduga gerakan separatis di Ambon.Demikian disampaikan Direktur VI Antiteror Bom Mabes Polri Brigjen Pol Pranowo saat dihubungi detikcom pertelepon, Selasa (15/6/2004). Karena tak masuk teror maka kasus tersebut tidak ditangani bagian antiteror. "Ini tak ditangani teror karena ini masuk kategori separatis. sampai sekarang masih ditangani tim jihandak di sana," tandas Pranowo. Warga Ambon, sekitar pukul 09.00 WIB tadi menemukan 3 buah bom rakitan dan 1 bendera RMS di areal Gedung Siwalima. Bom tergantung di atas Pohon Lamtorogung pada ketinggian 10 meter. Sedangkan bendera RMS dipasang di atas pohon yang sama pada ketinggian 20 meter.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































