"Pertemuan ini bertujuan untuk meminta bantuan kita karena banyak media yang memuat foto dirinya tapi dengan menggunakan nama Pepi Fernando. Padahal itu salah," ujar anggota Dewan Pers Agus Sudibyo saat dihubungi detikcom, Kamis (5/5/2011).
Agus mengatakan, sejauh ini ada tujuh media yang melakukan kesalahan atas pemuatan foto tersebut. Dikatakannya, bukan tidak mungkin ada media lainnya yang melakukan kesalahan namun belum terpantau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat pemberitaan itu, Peppi merasa sangat dirugikan. Bahkan karir Peppi sebagai sutradara pun terancam.
"Siapa yang tidak merasa dirugikan dengan permasalahan seperti itu. Dia kan juga sebagai sutradara, akibat pemberitaan itu beberapa kontrak kerja dia juga akhirnya dihentikan. Karena ini menyangkut nama baik dia," ucap Agus.
Kepada Dewan Pers, Peppi juga menceritakan kondisi ibunya yang jatuh sakit akibat pemberitaan itu. "Ya mungkin ibunya shock ya, bahkan keluarnya yanga ada di Belgia juga kaget," katanya.
Dewan Pers akan segera menindaklanjuti aduan Peppi ini. Dalam waktu dekat Dewan Pers akan meminta penjelasan tujuh media tersebut.
"Minggu depan mungkin," ungkapnya.
Agus juga berpesan kepada semua media untuk lebih teliti dalam memuat suatu berita.
"Kita imbau agar kesalahan seperti ini tidak diulang lagi oleh media-media lainnya," tegas pria berkacamata ini.
Peppi pada 24 April lalu telah diwawancarai MetroTV untuk mengklarifikasi kesalahan pemuatan foto itu. "Nama saya Peppi Piona Cheppi, anak Nasri Cheppi. Peppi yang dimaksud polisi adalah Peppi Fernando," terangnya.
MetroTV juga telah meminta maaf. "MetroTV melayangkan permintaan maaf karena telah salah menayangkan foto Peppi," ujar pembawa acara Headline News MetroTV kala itu.
(lia/nrl)











































