Sengketa Thailand-Kamboja Tak Akan Pengaruhi ASEAN Summit

Sengketa Thailand-Kamboja Tak Akan Pengaruhi ASEAN Summit

- detikNews
Kamis, 05 Mei 2011 13:14 WIB
Jakarta - Meski dua negara anggota ASEAN, Thailand dan Kamboja sedang dilanda konflik perbatasan, namun hal tersebut tidak akan mengganggu jalannya KTT ASEAN ke-18. Sengketa kedua negara ini tidak akan mengganggu hubungan baik negara ASEAN dengan kawasan Uni Eropa (UE).

"Saya rasa tidak (mengganggu). Anda lihat sendiri, bagaimana tanggapan dari pelaku bisnis UE sudah baik. Business Summit ini pertama antara ASEAN dengan EU yang diselenggarakan oleh Indonesia," ujar Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa.

Hal itu dikatakan dia usai acara pembukaan ASEAN-UE Business Summit di area KTT ASEAN, Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (5/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam KTT ke 18, belum dijadwalkan secara khusus mengenai permasalahan sengketa batas kedua negara itu. Namun dalam pertemuan setingkat ASEAN, isu seperti itu lazim untuk dibahas.

"Saya tidak bisa mendahului pertemuan pimpinan negara. Sekali lagi, mengingat masalah ini telah menjadi perhatian dalam beberapa hari ini, sangat wajar seandainya masalah itu dibahas dalam pertemuan ini, namun kepala negara juga akan membahas banyak masalah," terangnya.

Terkait ASEAN-UE Business Summit, menurut Marty, negara-negara UE saat ini sudah mulai melirik ASEAN. Negara-negara ASEAN merupakan negara yang memiliki prospek baik untuk kerja sama dengan kawasan Uni Eropa.

"Anda tahu bahwa kawasan Eropa semakin mengetahui negara-negara di ASEAN. Negara-negara ASEAN sangat berpotensi untuk kerjasama di bidang investasi dan lain-lain," imbuhnya.

(her/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini