Pimpinan DPR Minta Tiap Komisi Punya Email Resmi

Pimpinan DPR Minta Tiap Komisi Punya Email Resmi

- detikNews
Kamis, 05 Mei 2011 12:27 WIB
Jakarta - Pimpinan DPR merespons kritik masyarakat terhadap Komisi VIII DPR yang bingung saat ditanya alamat email. Pimpinan DPR menilai setiap alat kelengkapan DPR dan juga anggota DPR wajib punya email untuk menyerap aspirasi rakyat.

"Sebetulnya hal ini sudah menjadi hal dasar yang sudah mendasar dan tidak perlu diajari lagi. Seharusnya otomatis sekretariat komisi dan alat kelengkapan dewan harus punya email. Karena itu otomatis diperlukan komisi dalam menyerap aspirasi rakyat secara tidak langsung," ujar Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/5/2011).

Taufik menuturkan, email sudah menjadi cara baru untuk menyerap aspirasi rakyat. Kalau pun anggota DPR tak mau ribet, mereka bisa meminta staf ahli untuk mengelola email mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini sebagai wakil rakyat tentunya sudah menjadi kewajiban dari kita untuk menyerap aspirasi secara langsung atau pun tidak langsung. Secara tidak langsung kita bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti SMS, email. Kalau email saya dikelola staf ahli saya alamatnya nahrilkiram@gmail.com,"sarannya.

Selain itu, setiap anggota DPR juga harus rajin ke dapilnya. Langkah ini adalah cara menyerap aspirasi secara langsung.

"Kita bisa menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Biasanya sangat terkait dengan tugas kewajiban kita sebagai penyambung aspirasi terhadap daerah pemilihan. Terkait dengan daerah pemilihan sebagai konsekuensi ya tentunya kita harus selalu membuka seluas-luasnya masukan dan aspirasi masyarakat kalau saya langsung ke dapil saya di Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen," tuturnya.

Terkait insiden Komisi VIII DPR, Taufik berharap anggota Komisi VIII DPR punya cara sendiri menyerap aspirasi rakyat. "Kita positif thinking saja, teman yang belum punya email tentu punya cara lain yang lebih akurat. Karena sungguh pun kita dipilih dapil namun ketika kita dilantik sebagai anggota DPR tentu sudah harus menyerap aspirasi dari Sabang sampai Merauke," tandasnya.

(van/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads