Dialog Nuklir Korut akan Kembali Digelar 23-26 Juni

Dialog Nuklir Korut akan Kembali Digelar 23-26 Juni

- detikNews
Selasa, 15 Jun 2004 16:18 WIB
Jakarta - Putaran ketiga pertemuan enam negara untuk membahas krisis nuklir Korea Utara (Korut) akan dilaksanakan di Beijing, Cina pada 23-26 Juni mendatang. Demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri Cina, hari Selasa ini.Semua pihak diimbau untuk bekerja mengupayakan tercapainya resolusi. Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeru Cina, Zhang Qiyue pada konferensi pers di ibukota Beijing, seperti dilansir AP, Selasa (15/6/2004). Statemen Zhang ini mengkonfirmasi berita yang dilansir kantor kantor berita resmi Cina, Xinhua sebelumnya."Pihak Cina berharap pihak-pihak relevan yang terkait akan berlandaskan pada konsensus yang telah dicapai dan terus membahas secara mendalam isu-isu relevan dan meningkatkan saling kesepahaman untuk mencapai hasil dalam pembicaraan enam pihak," tukas Zhang.Para perwakilan senior kedua Korea, Amerika Serikat, Jepang, Rusia dan Cina telah bertemu di Beijing dua kali tanpa kemajuan berarti. Dua pertemuan awal tersebut tidak menghasilkan keputusan signifikan mengenai penghentian program senjata nuklir Korut.Kemajuan yang dicapai hanya sebatas apakah keenam negara tersebut setuju untuk kembali bertemu di meja perundingan guna membahas konflik nuklir Korut. Para analis menilai, jika dialog multilateral ini nantinya tidak juga menghasilkan kemajuan apapun, maka harus diputuskan apakah ada gunanya untuk melanjutkan pembicaran."Jika sama sekali tidak ada kemajuan setelah putaran ketiga nanti, pasti orang-orang akan bertanya apakah proses ini layak diteruskan," tutur Hajime Izumi, seorang analis Korea di Shizuoka Prefectural University, dekat Tokyo, Jepang.Krisis nuklir Korut muncul pada Oktober 2002 lalu. Ketika pejabat-pejabat AS mengatakan bahwa Korut telah mengakui pihaknya tengah mengupayakan program rahasia guna melakukan pengayaan uranium untuk senjata. Sebuah pelanggaran atas kesepakatan internasional mengenai nuklir. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads