Potong Anggaran Studi Banding Anggota DPR ke Luar Negeri!

Potong Anggaran Studi Banding Anggota DPR ke Luar Negeri!

- detikNews
Kamis, 05 Mei 2011 02:46 WIB
Jakarta - Kunjungan ke luar negeri yang dilakukan oleh anggota DPR banyak menuai kritikan. Karena itu, perlu ada mekanisme penghematan anggaran agar uang rakyat tidak terbuang percuma.

Menurut Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Ucok Sky Khadafi, ada rencana DPR untuk menaikkan anggaran kunjungan kerja tahun depan. Dia dengan tegas menolak itu karena apa yang dilakukan selama ini dianggap hanya penyaluran kesenangan saja.

"Keberangkatan anggota DPR hanya untuk menyalurkan hedonisme saja. Selama ini anggota DPR menganggap studi banding sebagai uang milik mereka yang harus dihambur-hamburkan demi sebuah kenikmatan," kata Ucok Sky Khadafi, Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) kepada detikcom, Rabu (4/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menurutnya, studi banding ini memang bagian dari masing-masing komisi, tetapi para anggota dewan jangan sampai lupa diri menghabiskan uang rakyat dengan membuat anggaran tanpa sepengetahuan publik.

"Memang studi banding ini merupakan bagian dari jatah masing-masing komisi, tetapi anggaran studi banding ini mereka sendiri yang buat tanpa ada persetujuan publik sebagai pemilik anggaran DPR", ucapnya.

Ia pun mengatakan bahwa studi banding ini justru akan merepotkan negara yang dikunjungi karena sebetulnya materi studi banding bisa dilihat di website ataupun kedubes negara tujuan yang telah ada di Indonesia.

"Kalau dari sudut penolakan mahasiswa, ini sangat bagus buat menaikan citra internasional karena selama ini studi banding anggota DPR ini sangat merepotkan, bukan hanya kedubes Indonesia, tetapi membuat pihak yang akan dikunjungi oleh anggota DPR juga. Sebetulnya apa yang akan dicari DPR ini dusah ada di website serta info yang dibutuhkan ada di kedubes mereka di Indonesia. Jadi, janganlah permalukan citra Indonesia di mata publik", tutupnya.

Daftar kunjungan kerja empat alat kelengkapan DPR selama masa reses DPR 8 April hingga 8 Mei 2011 yang diolah oleh Seknas FITRA dari RK dan Dipa DPR tahun 2011 yang mengikuti standar Kemenkeu no. 100/PMK.02/2011 adalah sebagai berikut:

1. Kunjungan Komisi I DPR ke Amerika Serikat 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.405.548.500
2. Kunjungan Komisi I DPR ke Turki 16-22 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 879.908.000
3. Kunjungan Komisi I DPR ke Rusia menghabiskan anggaran Rp 1.286.713.750
4. Kunjungan Komisi I DPR ke Prancis menghabiskan anggaran Rp 944.593.250
5. Kunjungan Komisi I DPR ke Spanyol menghabiskan anggaran Rp 1.201.826.500
6. Kunjungan Komisi X DPR ke Spanyol 24-30 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.320.374.500
7. Kunjungan Komisi X DPR ke China menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
8. Kunjungan Komisi VIII DPR ke China 17-24 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
9. Kunjungan Komisi VIII DPR ke Australia menghabiskan aggaran Rp 811.800.250
10. Kunjungan BURT DPR ke Inggris 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.574.638.500
11. Kunjungan BURT DPR ke Amerika Serikat menghabiskan anggaran Rp 1.966.986.500
12. Kunjungan rombongan Ketua DPR ke luar negeri 1 – 6 Mei 2011 ke Irak menghabiskan anggaran Rp 618.993.250
13. Kunjungan Komisi III DPR ke luar negeri tanggal 25 april – 1 Mei ke Jerman menghabiskan anggaran 1.222.130.250.
14. Kunjungan Komisi II DPR ke India tanggal 3 – 7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 453.760.500.

Jumlah total anggaran yang digunakan dalam sebulan menjadi Rp 15.024.971.250.

(mad/mad)


Berita Terkait