"Kita sudah sangat menghargai mereka, tapi kenapa mereka bicara ke media seperti ini, saya kira ini berlebihan," keluh Karding. Hal ini disampaikan Karding kepada detikcom, Rabu (4/5/2011).
Karding menuturkan, Komisi VIII DPR sudah melayani permintaan pelajar Indonesia di Australia. Namun sikap manis Komisi VIII DPR, menurutnya, tidak dibalas dengan itikad baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap rakyat Indonesia memahami pentingnya kunjungan DPR ke Australia. "Komisi VIII DPR sudah membuka ruang, kita juga di sana tidak ada waktu untuk berjalan-jalan, mereka jangan berlebihan," ucap Karding.
Sebelumnya diberitakan kunjungan DPR ke Australia diprotes pelajar Indonesia di Negeri Kanguru. Mereka bahkan memunculkan video sindiran terkait e-mail Komisi VIII DPR di youtube. Video ini pun sudah diunduh banyak pelajar lain di seluruh penjuru negeri.
(van/vit)










































