Dilemahkan, KPK Melawan dengan Beradab

Dilemahkan, KPK Melawan dengan Beradab

- detikNews
Rabu, 04 Mei 2011 17:44 WIB
Dilemahkan, KPK Melawan dengan Beradab
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dihadapkan dengan upaya pelemahan melalui berbagai cara. Menanggapi serangan itu, KPK pun melawan dengan cara yang beradab.

"Kami menempuh perlawanan secara beradab. Kami bersama kelompok civil society selalu berdialog dan akan kami sampaikan kepada Presiden," ujar Ketua KPK, Busyro Muqodas, dalam diskusi bertajuk 'Global Networking for Combating Corruption' di Wisma Antara, Jl Merdeka Selatan, Rabu (4/5/2011).

M Jasin, Wakil Ketua KPK yang juga menjadi pembicara menyampaikan setidaknya ada dua tantangan yang dihadapi KPK. Pertama adalah perlawanan balik para koruptor.

"Kedua pelemahan KPK yang dilakukan dengan cara yang halus," kata Jasin.

Pelemahan yang dimaksud Jasin adalah adanya rencana revisi UU Tipikor dan Revisi UU KPK. Bagi Jasin kedua UU ini sudah terbukti efektif dan tak perlu diacak-acak.

Meski Revisi UU Tipikor muncul dari pemerintah, namun Busyro yakin Presiden SBY masih mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi. Ia juga mengatakan bahwa hubungan KPK dengan Presiden SBY berlangsung harmonis.

"Mungkin Pak Patrialis (Menkum dan Ham Patrialis Akbar) waktu itu terlalu sibuk sehingga kecolongan dengan munculnya revisi UU Tipikor," kata Busyro.

Revisi UU Tipikor kini tengah dikaji ulang. Pimpinan KPK pun dilibatkan dalam pembahasannya. "Dari KPK Pak Chandra yang mewakili," kata Jasin.

(adi/vit)


Berita Terkait