Demikian penjelasan Kepala Protokoler Negara (KPN) Luthfi Rauf kepada Wakil Presiden Boediono saat meninjau persiapan KTT ASEAN di Gedung JCC, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (4/5/2011).
"Jeda waktunya satu menit setiap leader. Satu rangkaian masuk, terus datang lagi leader yang lain dalam satu menit itu," kata Luthfi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada keterlambatan, bapak Presiden akan berdiri agak lama, sementara tidak ada kursi di penyambutan," ucap Luthfi.
Tempat SBY menyambut para pemimpin ASEAN itu bukan di depan pintu Gedung JCC, melainkan masuk lebih ke dalam dengan jarak sekitar 30 meter dari pintu. Di sana, akan dipasang backdrop KTT ASEAN dengan ukuran 4 X 16 meter. Setelah bersalaman, setiap leader yang datang akan berfoto dengan Presiden SBY.
Lalu, para leader akan masuk ke ruang holding, sementara rombongan yang mengiringi mereka dipisah ke ruang berbeda. Setelah menunggu beberapa saat, para leader ini akan bersama-sama berjalan di atas karpet merah khusus menuju ruang pembukaan KTT ASEAN di Assembly Hall.
Wapres pun berkesempatan meninjau ruang berukuran raksasa tersebut. Di dalamnya, tampak beberapa pekerja sedang merampungkan pembuatan panggung berikut lighting-nya. Menurut Luthfi, penitia masih belum jelas apakah perlu podium dan teleprompter untuk Presiden SBY memberikan sambutan pembukaan.
"Masih ada dua yang perlu dicarikan solusi, yaitu podium dan teleprompter," ucapnya.
Wapres lantas diajak untuk menuju basement gedung JCC. Di sana terdapat beberapa ruang yang dipersiapkan khusus untuk berbagai pertemuan antara delegasi ASEAN. Lalu, Boediono juga meninjau ruang sekretariat yang diperuntukkan untuk masing-masing delegasi.
Menurut Lutfhi, beberapa leader telah menghubungi panitia untuk digelarnya pertemuan bilateral, seperti Thailand dan Kamboja. Karena itu, panitia juga telah menyiapkan ruang khusus itu bila pertemuan tersebut jadi diadakan di JCC, bukan di hotel tertentu di Jakarta.
Terakhir, Wapres meninjau ke ruang media center tempat para wartawan menyusun laporan jurnalistiknya mengenai penyelenggaraan KTT ASEAN kali ini. Media center tersebut berupa tenda putih, yang dipasang di sayap kiri Gedung JCC dan dilengkapi penyejuk udara.
Sekitar satu jam Wapres Boediono berkeliling melihat-lihat persiapan KTT ASEAN yang tinggal 2 hari lagi ini. Ia didampingi sejumlah pejabat antara lain Mensesneg Sudi Silalahi, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menlu Marty Natalegawa, dan Jubir Wapres, Yopie Hidayat.
Wapres meninggalkan Gedung JCC sekitar pukul 13.00 WIB. KTT ASEAN akan berlangsung dari tanggal 7-8 Mei 2011. Sebelum acara inti, digelar serangkaian pertemuan tingkat menteri ASEAN.
(irw/gun)










































