"Saya rasa sekolahnya tidak perlu ditutup, tinggal kembali diluruskan saja ideologinya," ujar Taufiq kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/5/2011).
Taufiq menuturkan, diperlukan upaya persuasif untuk merubah pola pikir santri Al Zaytun, utamanya jika sudah tersentuh sedikit doktrinasi NII KW 9. Menutup pondok pesantren ini dinilai bukan sebagai jawaban tepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk keperluan itu, ia secara khusus akan berbicara dengan Kemenag dan Kemendagri. Diharapkan semua pola pendidikan di seluruh pesantren di Indonesia tidak mengarah ke radikalisasi.
"Saya akan ngomong sama Mendiknas dan Menag," tandasnya.
(van/rdf)











































