Hal ini disampaikan oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Nur Syamsul saat ditemui detikcom usai diskusi 'Sinrilik Sambil Ngopi', di Warkop Daeng Sija, Makassar, Rabu (4/5/2011).
Menurut Syamsul, ia menyiagakan dua pertiga dari jumlah pasukannya, yakni sebanyak 2.500 personel. Mereka siaga di titik-titik vital seperti mal dan tempat ibadah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di tempat yang sama, Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin menyebutkan, ancaman teror pasca kematian Osama sangat mungkin membangkitkan bibit baru terorisme di semua daerah. Hal ini termasuk di Makassar.
"Kami berharap implikasi dari langkah-langkah Amerika menumpas terorisme yang membunuh Osama tidak sampai di Makassar. Kami tetap waspada apalagi kasus terorisme pernah terjadi di Makassar," pungkas Ilham.
(mna/fay)











































