Tersangka Teror Saefuddin Pernah Bertemu Osama bin Laden
Selasa, 15 Jun 2004 13:18 WIB
Jakarta - Muhammad Saefuddin, mahasiswa yang dideportasi dari Pakistan karena disangka terlibat aksi pengeboman di Indonesia, mengaku pernah bertemu Osama bin Laden. Namun pertemuan dengan pemimpin Al Qaeda itu bukan untuk membahas rencana melakukan teror.Pengakuan ini disampaikan Saefuddin kepada wartawan di ruang tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2004). Saat itu Saefuddin sedang menunggu sidang perdana atas kasusnya.Menurut Saefuddin, ia pernah bertemu beberapa kali dengan Osama bin Laden. Salah satunya di Masjid Al Farukh, Afghanistan. Pertemuan yang berlangsung sebelum peristiwa 11 September 2001, serangan teroris ke Amerika Serikat yang diduga didalangi Al Qaeda, itu tidak membahas rencana melakukan serangan teror."Dalam pertemuan tersebut Osama hanya memberikan nasihat, seperti nasihat orang tua pada anaknya. Hanya mengingatkan kewajiban-kewajiban seorang muslim yang banyak dilupakan mereka," ujar Saefuddin.Ketika ditanya apakah pernah bertemu Muklas, salah seorang terpidana bom Bali, Saefuddin mengaku tidak pernah bertemu. "Tidak ketemu. Malah saya baru kenal Muklas di tahanan," katanya.Saefuddin, bersama Gun Gun dan dua mahasiswanya lainnya, dideportasi dari Pakistan dan langsung ditahan di Polda Metro Jaya karena terkait dengan dugaan terlibat kegiatan teror di Pakistan. Dalam perkembangannya, mereka juga diduga terkait dengan kasus-kasus pemboman di Indonesia.
(gtp/)











































