"Perlu ada analisis lebih dalam. Tidak semua anak jalanan bisa 'selesai' dengan uang. Permasalahannya lebih kompleks dari sekadar himpitan ekonomi. Di situ ada persoalan ekonomi, sosial, psikologi, dan kultur," kata Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam saat dikonfirmasi, Rabu (4/5/2011).
KPAI bisa memahami, pemberian uang itu sebagai langkah pertama, dengan asumsi anak jalanan butuh uang untuk makan. Namun tentu diharapkan, bantuan tidak semata hanya pada pemberian uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemensos meluncurkan program Jakarta bebas anak jalanan. Salah satu programnya pemberian tabungan bagi anak jalanan. Setiap anak mendapat tabungan dengan jumlah uang Rp 1,4 juta. Saat ini, Kemensos sudah membagikan tabungan kepada 4.500 anak di Jakarta.
"Tahun 2011 ini Jakarta bebas anak jalanan. Saat ini masih dalam proses, dan sudah ada target-targetnya, sehingga dengan adanya target kita dapat termotivasi. Ketika sudah dapat desain programnya tinggal action-nya saja," ujar Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos, Makmur Sunusi dalam diskusi 'Mengatasi Masalah Sosial Anak Jalanan Menuju Hidup yang Lebih Baik' di Park Hotel, Jl DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (3/5) kemarin.
(ndr/fay)











































