"Wafatnya Osama tidak sertamerta mematikan kekuatan jaringan dan aksi Al Qaeda, karena Osama hanya salah satu faktor saja. Sementara Al Qaeda sudah jadi organisasi sistemik dengan basis ideologi, jaringan, sistem perekrutan dan aksi yang mandiri," ujar Wasekjen PKS, Mahfudz Siddik, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2011).
Mahfudz menuturkan meski kekuatan Al Qaeda akan berkurang, namun serangan Al Qaeda tak berhenti. Utamanya selama Al Qaeda melihat adanya pasukan asing di Afghanistan dan negara Islam sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Mahfudz menuturkan, kematian Osama tak berpengaruh hingga Indonesia. Jaringan teroris di Indonesia bekerja dengan cara tersendiri.
"Tidak akan banyak berpengaruh ke Indonesia. Karena jaringan dan aksi terorisme di Indonesia relatif sudah berdiri sendiri. Ibarat sel sudah mengalami pembelahan, termasuk dari sisi sumber pendanaan," urainya.
(van/anw)











































