"Di Golkar berpandangan tidak ada arah yang bertentangan dengan NKRI, Pancasila, dan UUD 1945, yang mau menentang kami siap cut. Kalau Al Zaitun terkait NII tentu akan kami tinggalkan dan silakan partai lain kalau berniat merebutnya," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2011).
Priyo menuturkan, sekarang ini Al Zaytun sedang terkena isu sebagai kaderisasi NII KW 9. Golkar pun sampai saat ini menunggu kepastian kabar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kunjungan PD ke Al Zaytun, Priyo menuturkan, partainya menanggapi santai. Termasuk kalau PD berniat mengambil alih suara di ponpes yang selama ini mendukung penuh Golkar dengan 24 ribu suara ini.
"Nggak papa, namanya orang pengen ya nggak papa, nyumbang juga nggak papa," katanya.
(van/anw)











































