"Karena mereka butuh dana talangan dalam proyek Sea Games. Sumbangan ya berasal dari pemenang proyek," tutur Rosa sesaat sebelum menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa, (3/5/2011).
Perempuan yang tak pernah lepas dari kaca matanya ini juga menolak disebut turut terlibat dalam tindak penyuapan. Menurutnya, dia hanya diminta sekretaris kemenpora Wafid Muharam untuk menemani Mohamad El Idris, untuk menyerahkan dana talangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Rosa ini bertentangan dengan apa yang disampaikan kuasa hukumnya, Djufri Taufik. Djufri sebelumnya mengatakan, inisiator pertemuan di ruang Wafid pada Kamis (21/4/2011) tersebut adalah Idris.
"Prinsipnya dia hanya diajak menemani Idris untuk menemui Wafid," kata Kuasa Hukum Rosalina, Djufri Taufik saat dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (2/5/2011).
Untuk diketahui, Wisma Atlet di Palembang berada di kawasan Jakabaring Sport City. Pemerintah Daerah Palembang menargetkan Juli 2011, pembangunan gedung yang akan menampung sekitar 4.000 atlet ini dapat selesai. Pembangunan Proyek wisma diketahui selama ini dijalankan oleh PT Duta Graha Indah.
(fjr/gah)











































