Pengamanan di Chevron Pekanbaru Diperketat, Tapi Tidak Terkait Osama

Pengamanan di Chevron Pekanbaru Diperketat, Tapi Tidak Terkait Osama

- detikNews
Selasa, 03 Mei 2011 14:14 WIB
Pekanbaru - Sehari setelah tewasnya pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden, tampak peningkatan pengamanan aset perusahaan AS. Di Pekanbaru, kompleks perkantoran Chevron dijaga lebih ketat dari biasanya.

Pantauan detikcom di kompleks perkantoran Chevron di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Selasa (3/5/2011), kendaraan yang keluar masuk diawasi lebih ketat. Sekuriti membuka semua pintu kendaraan dan memeriksa setiap sudut mobil dengan cermin periksa.

"Biasanya nggak ada buka pintu dan tidak ada periksa cermin, hanya buka jendela dan ditanya tujuannya. Padahal kita biasa ke sini dan kenal sekuritinya," kata seorang warga yang datang dengan mobil Nissan Terrano.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan pemeriksaan ini, terjadi antrean sekitar 100 meter untuk memasuki kompleks perusahaan migas asal AS ini. Bahkan mobil dengan stiker Chevron juga tetap diperiksa dengan ketat.

Ketatnya pengamanan hari ini diduga terkait dengan tewasnya pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden. AS memang meningkatkan keamanan aset-aset mereka di berbagai belahan dunia. Kedubes AS di Pakistan malah ditutup setelah tewasnya Osama.

Meski demikian, Chevron mengatakan pengamanan yang ketat hari ini tidak terkait tewasnya Osama. Pengamanan ketat sudah dilakukan beberapa bulan terakhir.

"Ketat atau tidak ketat itu tergantung kebutuhan kita. Tapi pengamanan ini dilakukan, tidak ada keterkaitan dengan Osama," ujar Manajer Humas Chevron Hanafi Kadir kepada detikcom.

(fay/asy)


Berita Terkait