"PKS itu partai kader yang membangun sistemnya, sehingga mempunyai metode untuk membangun karakter kader-kadernya. Kalau di PKS sistem pengkaderannya sudah mapan dan tidak rawan disusupi dari luar," ujar Ketua FPKS DPR, Mustafa Kamal, saat dihubungi wartawan, Selasa (3/5/2011).
Mustafa menuturkan, menjadi PR besar partai politik untuk mengevaluasi kaderisasi partai. Sehingga kader ekstrem yang berideologi radikal tidak akan lolos masuk partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, PKS juga meminta pemerintah mengambil tindakan konkret. Mengingat saat ini keberadaan NII KW 9 masih simpang siur dan justru mengkhawatirkan masyarakat.
"Jangan diambangkan, selama ini kita sudah mendengar melalui lembaga resmi seperti MUI, Kemenag, dan sebagainya. Tapi kenapa tidak ada tindak lanjutnya," tutupnya.
(van/anw)











































