"Anggota sempat melepaskan tembakan. Tapi pelurunya rekoset dan malah mengenai ibu-ibu," kata Kapolres Bekasi Kota Kombes Imam Sugianto, Selasa (3/5/2011).
Peristiwa perampokan terjadi pada Senin (2/5) siang. Saat itu, Aiptu Iwan mendapat permintaan untuk mengawal penyetoran uang Rp 86 juta milik SPBU Jatiluhur ke Bank Mandiri Jatiasih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, pada saat itu, Aiptu Iwan mengeluarkan senjata api jenisrevolver miliknya untuk menghentikan pelaku. Ia kemudian melepaskan tembakan ke arah pelaku yang mengendarai motor.
Di saat bersamaan, seorang ibu melaju di lokasi. Bukannya mengenai pelaku, namun tembakan justru mengenai ibu tersebut.
"Ibu-ibu ini sedang naik motor," katanya.
Tembakan Aiptu Iwan memantul ke aspal, lalu mengenai ibu-ibu. Si ibu pun terluka tembak di pahanya.
"Waktu itu, dia merasa panas seperti kena petasan, tapi dia nggak sadar," katanya.
Namun, baik Aiptu Iwan dan si ibu, tidak menyadari kalau tembakan itu mengenai paha si ibu. Sekembalinya di rumah, si ibu baru merasa kesakitan.
"Dia baru tahu setelah keluar darah dari pahanya," ujarnya.
Polisi yang belakangan mengetahui korban kena luka tembak, langsung membawanya ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Sebutir peluru yang bersarang telah dikeluarkan dari paha ibu-ibu tersebut.
"Kami sudah meminta maaf atas kejadian ini, karena anggota juga saat itu sedang terluka ketika melepaskan tembakan. Kami juga bertanggung jawab mengobati biaya pengobatan korban," tutup Imam.
(mei/anw)










































