Menko Polhukam: NII Sangat Sistematis, Perlu Peran Aktif Masyarakat

Menko Polhukam: NII Sangat Sistematis, Perlu Peran Aktif Masyarakat

- detikNews
Senin, 02 Mei 2011 21:57 WIB
Jakarta - Menko Polhukam Djoko Suyanto meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terkait gerakan NII KW 9 yang kini mulai marak. Menurut Djoko, gerakan NII yang ingin menciptakan negara berdasarkan syariat Islam ini sangat sistematis.

"Masalah NII, kita harus meningkatkan kewaspadaan, karena gerakan ini sangat sitematis," ujar Djoko Suyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2011).

Menurut Djoko untuk melawan gerakan NII, diperlukan peran serta dari masyarakat. Masyarakat diminta menjadi garda depan dengan melaporkan setiap adanya tindakan mencurigakan di lingkungan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi masyarakat dihimbau jangan mengabaikan apabila ada kegiatan yang mencurigakan di lingkungannya. NII saat ini belum bisa dinyatakan sebagai ancaman langsung bagi NKRI, tetapi gerakannya memang cukup meresahkan bagi masyarakat karena melakukan metode pencucian otak," terang Djoko.

Saat ini, menurut Djoko intelijen sudah melakukan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kelompok NII. Namun hingga saat ini belum bisa dilakukan penindakan karena belum ada bukti kuat adanya penyimpangan dari gerakan ini.

"Kita harus menemukan barang bukti yang menunjukan bahwa mereka berniat mengubah dasar negara dari Pancasila menjadi berdasarkan Syariat Islam," terangnya.

Peran tokoh masyarakat juga sangat besar dalam membantu proses pencegahan dan de-radikalisasi. Djoko sangat yakin tidak seorang pun warga NKRI yang ingin dasar negaranya berubah jadi Islam.

"Namun sekali lagi saya berharap peran serta masyarakat, karena itu lebih efektif, dalam menanggulangi masalah NII. Masyarakat paling tidak dapat melaporkan kepada aparat yang berwajib tentang kegiatan yang mengindikasikan bahwa ada gerakan NII di sekitar mereka," pintanya.

(her/gah)


Berita Terkait