Menurut Bahrum, gadis belia itu selama enam bulan menjadi pengikutnya karena keinginan sendiri.
"Berita yang ada tidak benar. Saya tak pernah menyekap Rohani. Dia kabur sendiri dari rumahnya karena sudah tidak betah tinggal bersama orang tuanya," ucap Bahrum dikediamannya, Senin (2/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Miming mengatakan bahwa dirinya bersama dua adiknya yaitu Melati, dan Nisa kabur dari rumah sejak tahun 2008. "Saya kabur karena adanya tindak kekerasan dari orang tua," ujar Miming wanita bercadar itu.
Baru kemudian Rohani mengikuti jejaknya kabur dari rumah dan tinggal bersamanya di rumah Bahrum dengan penuh kebahagiaan. "Kami di sini enak. Bahkan Rohani dibiayai hidupnya secara penuh. Jadi bohong kalau dikatakan dia disekap di sini," tambah Miming.
Selama tinggal, kata Miming, tidak ada tindak kekerasan yang dilakukan Bahrum kepada Rohani. Namun dirinya tidak tahu persis kenapa Rohani kabur. Pada kesempatan itu, Bahrum juga membantah bahwa dirinya adalah pengikut NII. "Kami bukan NII, dan bukan teroris. Cuma ajaran kami memang seperti ini, perempuannya bercadar," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Pamulang, Kompol Zulkifli Muridu, mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa melakukan penahanan atau penghentian aktifitas yang dilakukan Bahrum, karena belum ada dasar hukumnya. "Kami bertindak jika ada laporan atau perbuatan tindak pidana," ujarnya.
(her/her)










































