"Yang terlibat pihak Marinir, Kopassus, Kopaskhas dan Kostrad," kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (2/5/2011).
Panglima menjawab pertanyaan wartawan siapa saja yang terlibat dalam pembebasan kapal MV Sinar Kudus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi militer di Somalia digelar atas instruksi Presiden SBY. Penyerangan TNI baru dilakukan setelah perompak membebaskan MV Sinar Kudus dengan alasan keselamatan.
Setelah Sinar Kudus sampai di perairan internasional, pasukan elite TNI yang menumpang 2 kapal fregat dan 1 helikopter, menyerang perompak yang tinggal empat orang pada Minggu (1/5/2011). Semuanya tewas.
Sekadar diketahui, Angkatan Laut sejumlah negara bergabung untuk berpatroli di Teluk Aden, yang terletak di Laut Arab antara Yaman dan Somalia, guna memberantas bajak laut Somalia. Kawasan itu terkoneksi dengan Laut Merah dan merupakan bagian penting dari rute pelayaran di Terusan Suez. Sebanyak 21 ribu kapal lewat daerah itu setiap tahun.
Singapura, Korea Selatan dan Malaysia yang memiliki riwayat membebaskan sandera dari perompak Somalia juga turut dalam pasukan gabungan internasional itu. Sehingga mereka cepat bereaksi bila ada kapal dari negara mereka yang dibajak. Sementara, TNI sedang mempertimbangkan apakah akan bergabung dengan pasukan internasional itu.
(nwk/nrl)










































