Kol Taufik Pimpin Pasukan TNI di Somalia, Mayjen Alphan Pegang Komando

Kol Taufik Pimpin Pasukan TNI di Somalia, Mayjen Alphan Pegang Komando

- detikNews
Senin, 02 Mei 2011 17:49 WIB
Kol Taufik Pimpin Pasukan TNI di Somalia, Mayjen Alphan Pegang Komando
Jakarta - Beberapa satuan dari TNI AL, AU maupun AD terlibat dalam pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak di Teluk Aden, Yaman, dekat perairan Somalia. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menjelaskan satuan mana saja yang terlibat.

"Yang terlibat pihak Marinir, Kopassus, Kopaskhas dan Kostrad," kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (2/5/2011).

Panglima menjawab pertanyaan wartawan siapa saja yang terlibat dalam pembebasan kapal MV Sinar Kudus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang memimpin di perairan di sana dari armada gugus tempur Angkatan Laut kawasan Barat, Kolonel Taufik. Sementara yang menjadi komandan di sini (Indonesia) Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Alphan Badaruddin," jelas Agus.

Operasi militer di Somalia digelar atas instruksi Presiden SBY. Penyerangan TNI baru dilakukan setelah perompak membebaskan MV Sinar Kudus dengan alasan keselamatan.

Setelah Sinar Kudus sampai di perairan internasional, pasukan elite TNI yang menumpang 2 kapal fregat dan 1 helikopter, menyerang perompak yang tinggal empat orang pada Minggu (1/5/2011). Semuanya tewas.

Sekadar diketahui, Angkatan Laut sejumlah negara bergabung untuk berpatroli di Teluk Aden, yang terletak di Laut Arab antara Yaman dan Somalia, guna memberantas bajak laut Somalia. Kawasan itu terkoneksi dengan Laut Merah dan merupakan bagian penting dari rute pelayaran di Terusan Suez. Sebanyak 21 ribu kapal lewat daerah itu setiap tahun.

Singapura, Korea Selatan dan Malaysia yang memiliki riwayat membebaskan sandera dari perompak Somalia juga turut dalam pasukan gabungan internasional itu. Sehingga mereka cepat bereaksi bila ada kapal dari negara mereka yang dibajak. Sementara, TNI sedang mempertimbangkan apakah akan bergabung dengan pasukan internasional itu.

(nwk/nrl)


Berita Terkait