"NII memang sengaja merekrut banyak mahasiswa, kampus, birokrasi, dan bahkan partai politik seperti Golkar,Β Demokrat dan beberapa partai yang lain," ujar Menteri Peningkatan Produksi NII KW 9 tahun 1997-2003, Imam Supriyanto, saat diterima Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/5/2011).
Imam menuturkan, NII KW 9 punya misi besar di Indonesia. Karenanya jaringan NII KW 9 benar-benar terus diperkuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di Partai Golkar, NII KW 9 juga masuk partai lain. Sebutlah Partai Republikan yang masih partai kecil hingga Partai Demokrat.
"Terakhir Pak Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum PD membawa rombongannya ke Al Zaytun lengkap dengan fraksi-fraksi termasuk Sekjennya Ibas. Tapi nggak tahu dicuci otak atau tidak. Dibaiat atau tidak, judulnya safari pesantren," tuturnya.
Selain itu, Imam membeberkan, banyak petinggi parpol yang bermain ke Al Zaytun. Tujuannya pun bermacam-macam, sebutlah kedatangan Wiranto menjelang Pilpres 2004 lalu ke Al Zaitun, dinilai untuk mendekatkan Al Zaitun dengan Golkar.
"Mungkin beliau-beliau itu merasa kagum dengan berdirinya pesantren Al Zaytun. Jadi beliau itu ingin mengulangi sejarah bangkitnya NII tahun 1971 lalu dengan mendukung Golkar," tuturnya.
Namun tak ada sejarah kedekatan NII dengan TNI dan Polri. Bahkan saat ini terkesan menjauhi TNI dan Polri.
"Nggak ada kalau TNI atau polisi. Memang mantan panglima wilayah 9 itu Fariz Abas Kapten Purnawirawan TNI. Memang cara terakhirnya sekarang ini menjauhi TNI dan Polisi," tandasnya.
(van/anw)











































