Sekjen OKI: Dunia Islam Perlu Pembaruan
Selasa, 15 Jun 2004 06:47 WIB
Jakarta - Beberapa hari setelah negara-negara kaya dalam kelompok G-8 memperhalus usul Amerika Serikat (AS) mengenai perubahan demokratik di Timur Tengah, seorang tokoh penting Islam menyerukan dilakukannya perubahan besar pada dunia Islam. Wartawan BBC Oliver Conway melaporkan, Selasa (15/6/2004), pemikiran bahwa dunia Islam perlu membenahi rumah tangganya mencuat dalam pertemuan para menteri luar negeri Islam yang tergabung Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Tukri. Sekretaris Jenderal OKI, Abdul Wahid Belkeziz, mengatakan banyak negara berpenduduk mayoritas Muslim yang masih terbelakang dan sangat membutuhkan pembaruan.Nada hampir senada juga dilontarkan Presiden Turki Ahmet Necdet Sezer, yang mengatakan keadaan dunia Islam, baik masa lalu dan masa mendatang, harus dihadapi oleh para pemimpin Islam.Kritikannya itu muncul setelah ada kecaman serupa dari seorang tokoh Kristen yakni mantan Uskup Agung Canterbury, Kepala Gereja Anglikan, Inggris, George Carey. Ia mengatakan kepada BBC, mayoritas Muslim moderat dibajak oleh segelintir teroris.Carey menambahkan, para pemimpin Islam seharusnya lebih banyak berbicara untuk menentang para pelaku bom bunuh diri, biarpun ada kenyataan bahwa agama itu sendiri tumbuh dari sebuah sejarah konflik.
(ani/)











































