"Harusnya dilihat juga ketua parlemen lain saat kunjungan resmi, jangan seperti katak dalam tempurung, kita aneh sendiri. Faktor efisiensi dan efektifitas tetap menjadi pertimbangan," ujar Marzuki Alie kepada detikcom, Senin (2/5/2011).
Marzuki mencontohkan sejumlah parlemen negara asing yang membawa rombongan besar dalam kunjungan kerjanya. Menurutnya rombongan yang dibawanya tergolong sangat sedikit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marzuki mengaku tak masalah bepergian keluar negeri sendiri. Namun aturan yang memaksanya harus membawa banyak orang karena kepergiannya mewakili negara.
"Kalau dalam negeri, Ketua DPR RI biasa saja keluyuran tidak prokoler, tapi di luar negeri kunjungan resmi, apa bisa? Kalau boleh Ketua DPR pergi sendiri, saya akan jalankan. Nggak ada masalah, saya senang-senang aja. Tapi ini atas nama lembaga Negara," tuturnya.
(van/ndr)











































