Hasil UAN di Semarang, SMK Swasta Paling Terpuruk

Hasil UAN di Semarang, SMK Swasta Paling Terpuruk

- detikNews
Senin, 14 Jun 2004 19:56 WIB
Semarang - Kekhawatiran akan banyak siswa yang tidak lulus dengan standar baru Ujian Akhir Nasional (UAN) 2004 agaknya terbukti. Di Semarang, beberapa Sekolah Menengah Kejuran (SMK) swasta menjadi penyumbang terbanyak ketidaklulusan tersebut.Secara umum, dari 12.895 siswa SMK, Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Madrasah Aliyah (MA) negeri maupun swasta yang mengikuti UAN tercatat ada 2,92 persen atau sekitar 377 orang yang tidak lulus. Jumlah ini lebih banyak sedikit dibanding hasil UAN tahun lalu."Menurut data yang kami terima, rata-rata mereka (siswa) jeblok pada mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia," kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Semarang, Sujoko, kepada detikcom di kediamannya, Jl. Sawi, Semarang, Senin (14/6/2004).Sujoko menjelaskan, pada UAN 2004, SMK swasta terlihat sangat terpuruk. Mereka menjadi penyumbang terbesar pada ketidaklulusan siswa di Semarang. Dari 8.612 siswa SMK swasta, sebanyak 14,17 persen atau 1.220 orang di antaranya tidak lulus.Misalnya jurusan Teknik Otomotif SMK 10 November. Dari 216 siswanya, 103 orang atau hampir 50 persen tidak lulus. Kemudian, SMK jurusan Teknik Listrik Dr. Cipto dari 60 siswanya yang tidak lulus sebanyak 27 orang."SMK YPP juga begitu, dari 86 siswa jurusan Teknik Mekanik Otomotif, sebanyak 46 orang di antaranya tak lulus UAN. Di jurusan Teknik Mesin Perkakas, dari 35 orang yang lulus cuma 24 orang. Sebagian besar SMK swasta kondisinya tak jauh berbeda," papar Sujoko.Meski demikian, lanjut dia, bukan berarti SMU, SMK, dan MA negeri kondisinya bagus. Di beberapa sekolah negeri banyak juga siswanya yang tidak lulus. Hanya saja, tak sebombastis SMK swasta."Untung saja masih ada ujian ulang. Jadi bagi mereka yang tidak lulus masih ada kesempatan untuk lulus. Kalau tidak salah, ujian tersebut akan diadakan pada tanggal 6, 7, dan 8 Juli mendatang," demikian Sujoko. (ani/)


Berita Terkait