Tas ransel yang mencurigakan itu ditemukan di depan bengkel di simpang empat Jl Suryotomo, Danurejan, Kota Yogyakarta, atau di seberang Hotel Melia Purosani, Senin (1/5/2011) dinihari. Karena mencurigakan dan tidak ada yang mengaku memiliki tas ransel hitam itu, warga kemudian melaporkan kepada polisi.
Tidak lama berselang sekitar pukul 06.30 WIB, polisi datang untuk mengamankan lokasi. Tim Gegana Brimob Polda DIY dengan peralatan lengkap langsung mendeteksi barang tersebut. Saat dideteksi menggunakan metal detector dan X-ray, tas tersebutย mengeluarkan sinyal yang menunjukkan adanya benda logam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua jalan ditutup, warga hanya bisa menyaksikan dari jarak 100-meter dan petugas Gegana pakai alat lengkap," katanya.
Setelah diperiksa, barang kemudian ditutupi menggunakan semacam karung tebal. Barang tersebut dibawa oleh Gegana menggunakan mobil khusus.
Sementara itu Wakapolda DIY Kombes Tjiptono membenarkan adanya pengamanan sebuah tas yang mencurigakan tersebut. Saat ini benda tersebut sudah diamankan dan diurai isinya di Mako Brimob Polda DIY.
"Isinya adalah tabung gas elpiji 3 kg. Kami juga mengucapkan terimakasih karena warga waspada terhadap sesuatu yang mencurigakan, apalagi tidak diketahui siapa pemiliknya," ungkap Tjiptono.
(bgs/nrl)










































