Sosialisasikan Pilpres, KPU Terbitkan 100 Ribu VCD
Senin, 14 Jun 2004 18:22 WIB
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerbitkan 100 ribu VCD materi pelatihan bagi penyelenggara pemilu presiden. Selain itu, KPU juga mencetak 1,2 juta buku panduan yang akan dibagikan kepada sekitar 500 ribu TPS.Demikian dikatakan Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti kepada wartawan di Media Center KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Senin (14/6/2004). Ramlan didampingi Ketua Pokja Sosialisasi Valina Singka Subekti. Program pelatihan dan penerbitan materi sosialisasi itu merupakan inisiatif KPU dan didukung UNDP. "Materi pelatihan dibuat untuk meningkatkan pengetahuanpelaksanaan pemilu di tingkat TPS agar penyelenggaraan pemilu berkualitas," katanya. Dikatakan Ramlan, pelatihan bagi para penyelenggara pemilu akan dilakukan secara berjenjang. Selain untuk bahan pelatihan, VCD itu juga digunakan sebagai sarana sosialisasi pencoblosan pemilu pilpres. Video itu akan ditayangkan di seluruh stasiun televisi pada 26 Juni-3 Juli 2004. Sejumlah aktor dan aktris yang membintangi video dalam dua versi masing-masing berdurasi 30 dan 40 menit itu adalah Mat Solar, Dedy Mizwar dan Nani Wijaya. Di tempat yang sama, Mat Solar menanyakan kepada Valina apakah dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu presiden mendatang. Pasalnya, kartu pemilih pemeran Bajuri dalam sinetron Bajaj Bajuri itu hilang."Kartu pemilih hilang, dicuci masih di kantong. Saya nggak tahu kalau kartu pemilih itu bakal untuk pemilu presiden. Saya sudah lapor ke RT dan RW," ungkapnya. Menanggapi hal itu, Valina menjelaskan, kartu pemilih digunakan untuk pemilu legislatif dan pemilu presiden. Dia menambahkan langkah yang ditempuh Mat Solar sudah benar. Usai acara peluncuran materi pelatihan, Mat Solar, Dedy Mizwar dan Valina naik bajaj yang terparkir di depan Media Center. Bajaj itu ditempeli poster sosialisasi pemilu pilpres. Peristiwa itu diabadikan sejumlah fotografer dan kameramen.
(asy/)











































