"Iya sudah ditangkap," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Yazid Fanani kepada detikcom via telepon, Senin (2/5/2011).
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat AKBP Ferdi Sambo menambahkan, para pelaku diketahui sebagai penjahat jalanan yang memang ingin merampas harta korbannya. Penusukan terjadi karena sempat terjadi perlawanan dari Amanda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amanda tewas ditusuk pada 29 Maret lalu seusai sekolah. Sebuah telpon genggam dan perhiasan korban digasak oleh pelaku. Diduga Amanda sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya tersungkur bersimbah darah setelah ditusuk pelaku di bagian lambungnya.
Peristiwa terjadi tidak jauh dari sekolah, pertama kali tubuh Amanda ditemukan oleh salah seorang sopir sekolah. Dalam keadaan kritis Amanda dilarikan ke Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, namun nyawanya tidak tertolong.
Selanjutnya jasad Amanda disemayamkan di Rumah Duka RS Dharmais, Jakarta Barat. Jasad Amanda dimakamkan di San Diego Hills 31 Maret lalu.
(did/ahy)











































