18 Buruh Tuna Wicara Ikuti Mayday

18 Buruh Tuna Wicara Ikuti Mayday

- detikNews
Minggu, 01 Mei 2011 21:42 WIB
18 Buruh Tuna Wicara Ikuti Mayday
Jakarta - Di tengah teriakan demonstran yang memperingati Hari Buruh Sedunia, 18 buruh terlihat diam di antara ribuan buruh lainnya. Bukan karena enggan berteriak, para buruh tersebut memang memiliki keterbatasan untuk berbicara laiknya peserta aksi lainnya.

"Kami mantan karyawan Mc Donalds yang sudah dikeluarkan tanpa adanya pesangon. Setelah Mc D dibeli Tony Jack, kami sempat kerja di sana tapi tidak lama, karena mereka bangkrut. Janjinya kami akan dikasih uang pesangon tapi sampai sekarang belum turun," keluh Samsul yang didaulat menjadi juru bicara kelompok buruh tuna wicara.

Pernyataan tersebut disampaikan Samsul di sela aksi Hari Buruh di depan Istana Negara, Jl Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Minggu (1/5). Dalam perbincangan tersebut, Samsul dibantu alat bantu dengar yang menempel di telinga kanannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samsul yang masih mengenakan seragam lamanya ini menuturkan, ada 30 orang tuna wicara yang dulunya bekerja di rumah makan cepat saji itu. Rata-rata, jelas Samsul, mereka telah bekerja selama 15 tahun dan telah diangkat menjadi karyawan tetap di tempat tersebut.

"Ketika kami tidak dipekerjakan lagi, gaji, pesangon, jamsostek dan uang THR lenyap bersama pekerjaan kami," ujar pria yang dulu bekerja sebagai juru masak.

Selain ada yang bekerja di dapur, beberapa diantaranya dipekerjakan sebagai cleaning service. meski demikian, mereka mensyukuri pekerjaan yang pernah dilakoni bersama karyawan tuna wicara lainnya dapat menghidupi keluarga mereka.

"Kami datang ke sini untuk minta bantuan pak SBY agar memperhatikan para tuna wicara dan tuna rungu seperti kami. Kami hanya ingin hak kami terwujud," katanya sembari mengusap keringat di kening.

Sore tiba, para demonstran yang merayakan Mayday berangsur meninggalkan lokasi aksi, termasuk kelompok buruh tuna wicara. Satu persatu dari mereka berpamitan dan mengucap terima kasih dengan bahasa isyarat yang biasa mereka sampaikan.


(feb/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads