"Kami telah meninggalkan kapal, dan mereka siap untuk berlayar," kata seorang pembajak yang mengaku bernama Geney seperti dikutip reuters, Minggu (1/5/2011).
Andrew Mwangura, seorang mantan anggota maritim Kenya yang sekarang menjadi editor "The Somalia Report" juga menegaskan kapal Sinar Kudus telah dibebaskan. Namun, ia menambahkan kapal itu belum terlihat mulai bergerak jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga ABK menyebut, perompak meminta tebusan hingga Rp 77 miliar. Kapal tersebut berisi biji nikel seharga Rp 1,5 triliun milik PT Antam. Sedang kapal tersebut milik PT Samudera Indonesia Tbk. Kedua pihak inilah yang berkoordinasi dalam upaya pembebasan sandera.
(irw/irw)











































